Kesempatan Kedua Penumpang Lion Air JT 610 - The Story

Pada hari ini, tepatnya tanggal 29 Oktober 2019, telah terjadi sebuah kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 penerbangan Jakarta-Pangkal pindang. Pesawat tersebut mengangkut penumpang sejumlah 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi.

Jujur saja kejadian ini membuat saya bergidik. Bukannya saya baru saja naik pesawat atau apa, bukan juga saya seseorang yang sering menggunakan transportasi tersebut. Tapi lebih kepada dimana ketika seseorang memang sudah harus menemui takdirnya, kapanpun dan dalam keadaan apapun bisa terjadi. Contohnya hari ini.

Kisah tentang mereka

Ada beberapa cerita di internet yang bertebaran mengenai mereka yang diberikan kesempatan kedua. Konon katanya, ketika penerbangan malam sebelumnya, yaitu penerbangan dari Denpasar, penumpang di pesawat tersebut sudah merasakan ada yang aneh dari pesawat.

Ada yang salah katanya. Entah memang pesawatnya bermasalah, atau murni karena cuaca. Semua masih diselidiki. Kita hanya bisa menerka-nerka. Tapi yang pasti, ketika malam itu sudah merasakan adanya gangguan, dengan segala rasa tidak tenang, pada akhirnya mereka dapat sampai dengan selamat di Jakarta. Berbeda halnya dengan penumpang yang akan pergi ke Pangkal pinang pagi ini. Mereka semua harus menghadapi takdirnya.

Kesempatan kedua

Kesempatan kedua lainnya dirasakan oleh salah satu calon penumpang yang terpaksa harus mengganti penerbangannya karena terlambat akibat macet lalu lintas. Betapa besar rasa bersyukurnya ketika itu ketika tahu bahwa pesawat yang seharusnya ia tumpangi hilang kontak.

Semua sudah terencana dengan baik, dan jika memang belum saatnya takdir itu menjemput manusia, semua juga sudah dirancang sedemikian rupa. Jujur, ini benar-benar membuat saya tersadar. Kematian dapat menjemput kapanpun, dan siapapun yang memang sudah waktunya harus pergi.

Kesempatan Kedua Penumpang Lion Air JT 610

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *