Keberuntunganku | Anastanindya - The Story | Puisi
Photo by _Mxsh_ on Unsplash

Aku merasa bahwa aku beruntung

Dilahirkan di kota ini

Di sini dan bertemu denganmu

Mendengar suaramu, melihat wajahmu

Mungkin ini adalah takdir

Melihat mata bulan sabitmu

Bertemu denganmu di sini

Tertawa karnamu, tersipu karnamu


Kita menyukai musik yang sama

Kita menyukai makanan yang sama

Aku merasa bahwa inilah cinta

Aku merasa beruntung


Dulu, kisah kita bagaikan dongeng

Kita tersenyum di foto

Kita menangis di bioskop

Aku tidak menyesal mengenalmu


Aku bermimipi buruk kemarin

Kau pergi, dan aku pergi

Bagaikan ombak menghancurkan segalanya

Kenangan kita, kebahagiaan kita


Aku berusaha pergi darimu

Meninggalkan semuanya

Melupakan semuanya

Tapi, rasanya seperti bumerang

Lagi, lagi, aku berbalik

Berlari mencarimu, berharap akan sesuatu


Tidak apa-apa, tidak apa-apa

Itu yang kukatakan pada diriku

Pagi ini aku terbangun

Dengan cahaya matahari yang hangat

Aku tersadar itu bukan mimpi

Tapi aku tidak menyesal

Keberuntunganku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *