Jatuh Cinta | Anastanindya - The Story

Pernahkah kalian jatuh cinta? Merasakan suatu ketertarikan terhadap lawan jenis yang kalian temui dalam lingkaran hidup yang kalian lalui. Entah itu jatuh cinta pada pandangan pertama, ataupun jatuh cinta karena terbiasa.

Bagi sebagian orang, jatuh cinta menjadi suatu momen terindah dalam hidup. Menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri yang memberikan warna dalam hidup.

Ketika seseorang jatuh cinta, berbagai hormon keluar dan menyebabkan perubahan emosi maupun fisiologis tubuh. Berdebar-debar, tersenyum setiap saat, keringat dingin, dan lain sebagainya yang rasa-rasanya berbeda dari diri kita sebelum ada yang namanya jatuh cinta.

Perasaan ketika jatuh cinta biasanya membuat orang lebih bahagia, membuat lebih semangat, bahkan mampu bekerja lebih keras dari biasanya. Ada kalanya juga bagi sebagian orang justru malah membuat pekerjaannya terhambat karena sibuk memikirkan soal cinta.

Buat aku pribadi, ada hal-hal yang tidak aku suka dari jatuh cinta. Di samping semua perasaan bahagia dan jantung yang berdebar-debar, aku tidak suka suatu momen dimana aku menjadi orang yang berbeda ketika sebuah perasaan cinta muncul. Terkadang bahkan menjadi orang yang sama sekali asing.

Ketika perasaan itu muncul, suatu bagian terdalam dari diri keluar. Sosok menyebalkan, posesif, manja, dan ketergantungan, semua muncul ke permukaan. Menjadikan seseorang menjadi sosok yang lemah.

Rasa gugup yang menyeruak ketika bertemu, membuatnya jadi seseorang yang canggung, atau terkadang malah terkesan kikuk. Posesif yang membuatnya terasa menyebalkan. Juga sikap ketergantungan dan mudah was-was. Itu semua sebenarnya bisa dikubur dalam-dalam ketika kita tidak berada dalam kubangan cinta.

Emosi. Ketika jatuh cinta, rasanya emosi menjadi sulit terkendali. Rasa bahagia hanya karena hal sepele seperti tanpa sengaja bertemu dan bertegur sapa, atau terhanyut dalam perhatian yang sebenarnya biasa saja, juga rasa sedih atau marah yang alasannya juga sepele.

Pernahkah kalian merasa terlalu bahagia atau terlalu sedih, lalu kalian bercerita pada teman kalian yang sedang tidak jatuh cinta atau bahkan belum pernah merasakannya. Apa responnya? Kebanyakan pasti akan menganggap ceritamu itu lebay. Karena memang sebenarnya itulah kenyataannya. Terlalu emosional, alias baper.

Ada sebuah istilah mengatakan bahwa jatuh cinta itu buta. Menurutku itu benar adanya, karena ketika seseorang telah jatuh cinta, rasa-rasanya apa saja yang ada dalam diri orang itu menjadi benar. Jauh menjadi lebih sulit untuk menentukan apa yang salah dan benar terhadap orang yang menimbulkan perasaan itu.

Itulah mengapa, aku terkadang tidak suka diriku yang sedang jatuh cinta.

Jatuh Cinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *